Halal Chinese Beef Noodle Restaurant, Sun Yat Sen Memorial Hall, Taipei

Taiwan bisa dibilang termasuk salah satu tempat wisata yang cukup populer di kalangan masyarakat Jepang. Jaraknya tak begitu jauh dari Tokyo, pilihan kulinernya banyak yang menggugah selera, harga barangnya juga sedikit lebih ramah di dompet, dan kendala bahasa juga minim karena konon kabarnya tidak sedikit orang-orang di negeri Formosa ini yang bisa berbahasa Jepang.

Waktu pertama kali berencana melipir ke Taipei, saya pun giat mencari informasi yang berkaitan dengan kuliner halal, demi supaya bisa memuaskan naga-naga di perut 😁 Setelah mengumpulkan informasi dari berbagai sumber (di antaranya berdasarkan laporan pandangan mata dari Afwa yang sudah duluan ke sana untuk tugas dinas), salah satu restoran halal yang saya masukkan dalam daftar wiskul di Taiwan adalah Halal Chinese Beef Noodle Restaurant atau 清真中國牛肉麵館 di dekat Sun Yat-Sen Memorial Hall.

Restoran ramen yang satu ini dulunya adalah toko daging dengan sejarah lebih dari 60 tahun. Jadi, pastilah sangat paham mengenai seluk beluk perdagingan, ya! Daging yang digunakan pun hanya dari sapi lokal Taiwan karena pemilik restoran sangat mementingkan kesegaran daging. Kata liputan di Taipei navi ini, si pemilik restoran bilang kalau pakai daging impor, pasti dagingnya sudah melewati proses pembekuan dulu. Jadi, sudah tidak dalam kondisi “segar”. Selain itu, kabarnya rahasia rasa kuahnya yang enak adalah karena kaldu daging sapinya direbus seharian supaya rasanya “dalem”, tapi tidak terlalu berminyak.

Di kartu namanya tertulis “Since 1957”

Halal Chinese Beef Noodle Restaurant ini sebetulnya juga punya cabang di mal Mitsukoshi A8 (di Taipei juga) lantai B2. Tapi harganya sedikit lebih mahal, mungkin karena biaya sewa tempat, ya? *sotoy 😁 Soal rasa, menurut saya mirip-mirip saja. Yang lumayan jadi kendala adalah di cabang Mitsukoshi ini menunya hanya tertulis dalam karakter kanji saja, tanpa terjemahan bahasa Inggris sama sekali! Waktu sempat mampir ke cabang Mitsukoshi ini, saya cuma bisa mencoba menebak-nebak dan akhirnya berhasil memesan beef and tendon noodle yang ternyata isinya penuh dengan daging berlemak dan tetelan dahsyat! *kebetulan pilihan tepat untuk pecinta lemak seperti saya 😋  Rasanya sih tak perlu diragukan lagi, maknyus sesuai review Afwa 😁

Papan nama di cabang Mitsukoshi

Beberapa foto menu di pintu masuk cabang Mitsukoshi

Tapi menunya bahasa Cina semuaaa 😅

Mi tetelan pesenan saya waktu itu 😋

Sementara untuk cabang utamanya dekat Sun Yat sen Memorial Hall, nuansa restoran lebih santai dan berasa kekeluargaan *apa coba* dengan meja bundar kayu khas restoran Cina (?) *sotoy lagi 😁 Di sebelah pintu masuk, ada kaca lebar yang sepertinya sengaja dibuat supaya orang-orang yang lewat jadi tertarik melihat mbak/mas yang sedang membuat adonan.

Pintu depan cabang utama di Sun Yat Sen

Non-smoking jugaaa 🙂

Mbak2 lagi bikin adonan roti atau si crepe kayaknya

Mejanya rata2 meja bulet beginiii

Di cabang ini, saya juga mencoba beef noodle yang tentu adalah menu andalan mereka. Kali ini tanpa tetelan karena tak mau cari masalah takut pusing 😂 Tak beda dengan yang disajikan di Mitsukoshi A8, potongan daging dalam ramen ini juga empuk banget, kuahnya berasa pas, tanpa terasa berlemak dan tak terlalu kencang bumbunya.

Menu di cabang Sun Yat Sen rada mendingan ada bahasa Inggrisnya

Kali ini pesen yang bukan tetelan 😋

… dan dumpling juga 😋

Selain beef noodle, saya juga mengikuti petuah Afwa untuk mencicipi 東北斤餅, semacam crepe yang disarankan disantap bersama daging tumis bumbu manis (namanya Beijing sauce shredded beef di buku menu) yang harus dipesan terpisah *paket daging tumis ini juga mengikuti petuah Afwa, dan sepertinya memang standar cara makannya sepaket begini 😁

Bungkus crepe dan daging tumis manis, plus dumpling juga

Saking gede porsinya, setengahnya saya sisain buat sarapan di hostel 😋

Seperti yang sebutkan di caption foto di tas, porsi menu di restoran ini menurut saya cukup besar (seperti halnya restoran Cina kebanyakan mungkin ya?). Hidangannya saya rasa lebih pas kalau dinikmati beramai-ramai dan dengan memesan berbagai menu berbeda.

Oiya, restoran ini juga tidak menyediakan minuman beralkohol di menunya. Jadi, insyaAllah full halalan thayyiban, sodara-sodara! 😊 Dan kabarnya restoran ini juga masuk dalam Michelin Guide tahun 2018, lho! Layak banget dimasukkan dalam daftar jajanan halal kalau sedang jalan-jalan di Taipei 😋

Saya sendiri masih penasaran dengan beberapa menu di restoran ini, semoga dalam waktu dekat ada kesempatan melipir ke Taiwan lagi untuk sesi wisata kuliner berikutnya, aamiin..

Alamat: No. 1號, Alley 7, Lane 137, Yanji Street, Da’an District, Taipei City, Taiwan 106

Jam buka: 11.30-14.30 dan 17.00-21.00

Advertisements

8 responses to “Halal Chinese Beef Noodle Restaurant, Sun Yat Sen Memorial Hall, Taipei

    • Hehe, udah berapa taun dari sejak meninggalkan Taipei, Chiku?
      Aamiiin, smoga bisa segera main2 ke Taiwan lagiii..

    • Duh, jadi enak kalau berhasil bikin ngiler, hehe.. Chinese beef noodle di Taipei ini ada beberapa yang halal, Ai. Ntar kapan2 mbak lanjut posting lagi ya 😀

      • Jadi seneng, dibikin ngiler sama makanan rekomendasinya, Mbak 😄
        Apalagi rekomennya yg menu halal, someday kalau ke Taipei jadi udah tau 😎

        Siap menanti Mbak 😆

  1. Pingback: Nominasi Tulisan Pilihan Minggu 18 - 1 Minggu 1 Cerita·

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s